Karimun, April 2026.


Bupati Karimun, Iskandarsyah, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Tanjung Batu sebagai langkah tegas dalam mengevaluasi total kualitas pelayanan kesehatan di pusat layanan tersebut. Dalam sidak itu,
Bupati meninjau langsung berbagai unit pelayanan serta memastikan kondisi riil di lapangan, baik dari sisi fasilitas, manajemen, maupun kinerja tenaga kesehatan.
Dalam keterangannya, Bupati menegaskan bahwa pembenahan RSUD Tanjung Batu akan dilakukan secara bertahap namun menyeluruh.
Ia mengakui bahwa beban permasalahan yang ditinggalkan sebelumnya cukup berat, sehingga membutuhkan komitmen kuat dan dukungan anggaran yang memadai. Untuk tahun 2026, Pemerintah Daerah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp7.945.728.100, meskipun masih terdapat beban tunda bayar dari tahun sebelumnya sekitar Rp3 miliar, dari total kewajiban yang mencapai lebih dari Rp5 miliar ungkap Bupati Di Hospital Tanjung Batu,30/4.
Ini menjadi perhatian serius. Kita tidak bisa menunda lagi, pelayanan kesehatan harus segera dibenahi secara konkret,” tegasnya.
Bupati juga memastikan bahwa fokus pembenahan akan terus berlanjut pada tahun 2027, dengan alokasi anggaran yang kembali disiapkan sebesar Rp7,9 miliar.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka menengah Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di wilayah Kundur.
Dalam sidak tersebut, Bupati turut menghimbau seluruh tenaga kesehatan agar memberikan pelayanan prima kepada masyarakat tanpa kompromi.
Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan harus berjalan seiring dengan pembenahan sistem dan sarana prasarana.


Ke depan, Pemerintah Daerah menargetkan RSUD Tanjung Batu dapat naik status menjadi rumah sakit tipe D dengan dukungan minimal empat poli spesialis serta layanan hemodialisa.
Dengan target tersebut, masyarakat Kundur diharapkan tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah seperti Tanjung Balai Karimun untuk mendapatkan layanan kesehatan lanjutan.
