Kepri, April 2026.

BSPS Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya Ini program dari Kementerian PUPR buat membantu warga yang rumahnya tidak layak huni tapi mau perbaiki masyarakat tidak punya kemampuan finansial yang memadai.
Pemerintah pusat memberikan tali kasih berupa *duit stimulan*, bukan bangun rumah full,hanya bagian rumah yang di anggap rusak parah itu direhab sesuai kekuatan anggaran pemerintah.
Harapannya warga ikut menambah dana pribadi serta tenaga gotong royong biar rumahnya jadi layak huni
Jenisnya perbaikan nya seperti *Peningkatan Kualitas Rumah Swadaya / PKRS Buat bedah rumah yang udah ada tapi
rusak berat dan tidak mungkin dibuat sampai hancur.
Kerusakan aktif itu semacam Atap bocor, dinding lapuk, lantai tanah,dan tidak memiliki WC standar.
Pemerintah memberikan rangsangan anggaran Maksimal Rp20 juta → Rp17,5 juta bahan bangunan + Rp2,5 juta upah tukang
Pembangunan Baru Rumah Swadaya / PBRS
Buat warga yang benar benar belum punya rumah & tanahnya sudah ada Bantuan Maks Rp35 juta → Rp30 juta bahan + Rp5 juta upah
Proses mendapatkan rumah tersebut Diusul lewat desa/kelurahan diverifikasi dinas perumahan kabupaten dan SK penerima dari PUPR.
Saluran anggaran BSPS ini melalui transfer bank yang di tunjuk langsung oleh kementerian PUPR.
BSPS ini program nasional resmi anggarannya dari APBN, Target tiap tahun ribuan rumah per kabupaten yang akan mendapatkan sesuai verivikasi dan validasi by name.

Di kabupaten Bintan dan kota Tanjungpinang juga tiap tahun ada kuota BSPS, Biasanya di umumkan lewat kelurahan/desa ketika ada pendataan.
Menurut camat Mantang Zulkarnain,bahwa untuk kawasan Mantang di bawah kecamatan nya BSPS ini telah di ajukan ,namun sampai saat ini pengajuan itu tidak pernah ada titik terang nya selama dua tahun ini ungkapnya kepada media ini lewat wa nya,29/4.
