Bintan, MelposeMei 2026.

Pelabuhan diseinam.
Entah dah berapa tahun lamanya ASN Kecamatan Mantang Guru dan petugas kesehatan bolak balek dari seinam ke desa Mantang baru dan Mantang lama untuk menunaikan aktivity sebagai abdi negara bagi bangsa dan negara.
Bot penambang yang di gelar oleh masyarakat Mantang itu Ojek,mengangkut khusus penumpang yang beraktivitas di kijang mau pun Mantang.
Menurut sumber informasi bahwa untuk bot atau ojek Khusus guru angkutan itu gratis,karena hanya guru dan ASN kecamatan Mantang,berangkat pagi jam 7 serta pulang lagi ke seinam sekitar jam tiga sore.
ASN yang di antar jemput terdiri dari guru SD SMP dan SMA serta ASN kecamatan Mantang serta ada juga kades dan staf desa.
Untuk ongkos bagi penumpang umum yaitu berkisar 15 ribu dan bahkan 20 perkepala,dan jika angin ribut kencang maka pihak ojek tidak akan bertolak ke Mantang untuk menjaga keselamatan penumpang.

Dan jika kondisi cuaca ektrim dalam satu hari saja,maka para guru tidak dapat masuk ke sekolah dan anak anak siswa dan siswi tidak belajar karena semua guru berasal dari kijang dan sekitarnya diluar Mantang.
Dalam satu hari saja ojek laut itu melayari jalur seinam ke Mantang lama baru dan Mantang besar kecuali Dendun terdapat 3 kali bertolak guna melancarkan arus penumpang dan barang masyarakat desa itu.
Namun sangat disayang kan bahwa armada pelabuhan naik turun penumpang baik itu di seinam dan Mantang baru dan lama sudah tidak respentatif lagi atau tidak layak ,karena kondisi pelabuhan wajib mendapatkan revitalisasi guna kenyamanan masyarakat.

Pelabuhan Desa Mantang Baru
Hampir setahun media ini menelusuri infrastruktur seperti pelabuhan di Mantang baru dan seinam yang butuh Revitalisasi menyeluruh untuk kenyamanan dan keamanan masyarakat kedua wilayah terpisah oleh laut tersebut.
Dari balik sumber informasi yang di peroleh bahwa infrastruktur itu sudah di ajukan ke pemerintah melalui Musrenbang,namun ajuan dari masyarakat tersebut hanya berada dikertas yang buram ungkap sumber yang layak di percaya tahun 2026.

Memang di kecamatan Mantang ada 3 orang yang telah menjadi pejabat di kursi DPRD kabupaten Bintan,namun pada saat ini belum ada yang bisa mewakili suara masyarakat nya ungkap sumber dari tetua tetua rakyat desa Mantang.
