Kepri, MelposeMei 2026.

Hari Marwah Kepri seharusnya bukan sekadar gema seremoni dan deretan pidato yang selesai bersama tepuk tangan.
Ia mestilah menjadi hari ketika ingatan dibuka kembali tentang jalan panjang yang pernah basah berdarah oleh peluh, air mata, dan keberanian anak-anak negeri dari berbagai daerah kepulauan Riau ketika itu.
Sebab Provinsi Kepulauan Riau tidak lahir dari ruang yang sunyi,Kepri lahir dari sebuah ide yang sederhana namun penuh makna.
Kepri lahir dari gelombang perlawanan yang menelan rasa ingin berumah tangga.
Dari dada-dada yang terbakar oleh harga diri.

Dari keyakinan bahwa negeri kepulauan ini pantas berdiri dengan nama dan marwahnya sendiri.
Dan di antara gelora perjuangan itu, berdirilah hadirlah nama besar yaitu Huzrin Hood sebagai pemberani dari asal Tanjung batu sekarang masok kabupaten Karimun.
Ia berjalan di depan ketika banyak orang memilih bersembunyi di belakang.
Ia bersuara ketika sebagian memilih diam demi keselamatan.
Ia menanggung badai ketika yang lain masih sibuk menghitung untung dan rugi perjuangan.
Huzrin Hood tidak membawa perjuangan itu ke pasar kekuasaan.Ia tidak menjualnya untuk jabatan yang akan di emban.
Tidak pula menukarnya dengan kemewahan.
Bahkan untuk sebuah cita-cita bernama Kepri, beliau harus menerima dinginnya jeruji penjara ketika berjuang .

Sebuah sunyi yang hanya mampu ditanggung oleh mereka yang benar-benar mencintai negerinya.
Kini waktu berjalan jauh sejauh mata memandang,Kepri tumbuh dengan gedung-gedung tinggi, pelabuhan yang ramai, dan kursi-kursi kekuasaan yang diperebutkan dan dipertaruhkan.
Banyak orang menikmati hasilnya.
Banyak pula yang lantang berbicara seolah olah mereka lah bagian utama dari sejarah itu. Pembentukan provinsi Kepri ketika itu.
Namun pejuang sejati sering tidak berdiri di panggung paling terang.
Ia justru hidup sederhana, tenang, dan nyaris dilupakan namun nama dan jasa masih tersimpan segudang.
Begitulah Huzrin Hood Hood Tidak pernah menagih jasa Tidak pula meminta penghormatan dari orang orang pemegang kekuasaan.
Sebab bagi orang-orang besar, perjuangan bukan alat meminta balas budi.
Maka generasi muda Kepri harus memahami:
Provinsi ini berdiri bukan karena hadiah.

Ia lahir dari keberanian orang-orang yang rela kehilangan kenyamanan demi harga diri negerinya sendiri.
Dan sejarah itu akan selalu mencatat—
bahwa Kepri pernah diperjuangkan oleh orang-orang yang tidak takut dikucilkan, tidak takut dihukum, bahkan tidak takut kehilangan segalanya demi Kepri seutuhnya.
Karena marwah memang tidak pernah lahir dari ketakutan.
Ia lahir dari keberanian ketegasan kebebasan kedisiplinan walaupun itu hanya menyisakan kenangan.
Buah hasil perjuangan pembentukan provinsi Kepri,banyak masyarakat Kepri yang telah menjadi pemimpin walaupun hanya setingkat kepala dinas camat lurah walikota Bupati bahkan gubernur Kepri.
Walaupun Huzrin Hood itu bapak perjuangan pembentukan provinsi Kepri,namun hasil buah pikiran dan keberanian nya telah membawa Kepri ini sebagai wilayah yang kaya akan sumber daya alamnya yang melimpah ruah.
Dan bagi sahabat sahabat telah duduk menjadi pejabat dikepri ini,ingatlah bahwa sejarah itu tidak pernah pudar dan punah dan bahkan sejarah itu tercatat dengan baik oleh para pejuang pembentukan provinsi Kepri.
dri berbagai sumber.
