17 Hari Melaju Tanpa Ragu Menuju Kuala Limbu.
Kepri, Agustus 2025.
17 hari lamanya tim dayung kayak dari Tanjungpinang telah usai melaksanakan kegiatan lingga maraton kayaking race 25 pada tanggal 14 Agustus 2025 di desa jagoh dengan tanpa ragu terus melaju mengayuh kelibat yang terbuat dari bahan carbon mengarungi lautan pesisir Dabo Singkep.
Walaupun pemerintah kabupaten lingga tidak memberikan sokongan dan dorongan dukungan sebagaimana di harapkan,namun gerakan masyarakat pesisir Dabo cukup antusias memberikan support dan sokongan semangat sportifitas kepada tim dayung kayak.
Tanpa bekal dan peralatan yang canggih,serta di hambat oleh desiran angin selatan dan ayunan gelombang yang dahsyat tanpa henti berkelibat menuju titik zona aman.
Bermula dari desa Jagoh,pada tanggal 29 Juli 2025, pendayung yang berasal dari tanjugpinang dan kelahiran senayang juga pengurus PODSI Tanjungpinang tanpa lelah melewati jalur yang sudah tersusun dan direncanakan tahun 2024.
Banyak hal yang telah di rangkum dalam perjalanan itu seperti Dabo memiliki pesona wisata dengan tersedianya pantai pasir putih dengan ukuran panjang sejauh mata memandang.
Selain itu sektor perikanan juga telah terekam dalam perjalanan itu,dimana masyarakat nelayan telah banyak memberikan kontribusi kepada daerah terutama penjualan ikan yang berharga tinggi.
Hal lain juga yang menjadi catatan dalam perjalanan mengayuh kayak juga menjadi PR penting bagi pemerintah kabupaten lingga yaitu sistem pendidikan dan kesehatan yang belum dirasakan penuh oleh masyarakat pesisir pantai seperti Nelayan.
Dalam sebuah perjalanan yang di anggap sebagian masyarakat pesisir pantai Dabo yaitu kegiatan yang berani mati dengan ancaman terbesar seperti kuat nya angin selatan dan hempasan gelombang di tiap Tanjung yang telah di lewati tim dayung kayak.
Dengan berbekal pada UU sistem keolahragaan Nasional dan UU pers,tim dayung kayak yang telah teruji kelayakan terus mengayuh walaupun pesan masyarakat Berani Betol Awak Ni Wai,jika tidak berani mencoba dan melompat maka sumber informasi dari rakyat nelayan tidak akan tertuangkan.
Dengan semangat perjuangan kemerdekaan RI yang ke 80 ini, walaupun tidak mendapatkan sokongan serta dukungan dari pemerintah kabupaten lingga,namun perhatian dari desa desa cukup tinggi terhadap olahraga ini mesti tidak semua kades di kabupaten lingga memberikan dukungan namun mereka lebih baik dari seorang Bupati.
Terimakasih kepada seluruh masyarakat Dabo Singkep khususnya pesisir pantai dan kepala desa kepala dinas dari kabupaten Karimun Batam dan Tanjugpinang yang telah memberikan semangat besar terhadap kegiatan lingga maraton kayaking race 25 ini, semoga semua pertolongan mu akan di balas oleh yang maha kuasa.