Batam,Juli 2025.
Sea Eagle Boat Race adalah salah satu even budaya yang digelar setiap tahun mulai tahun 2003 di Belakang Padang, Batam. Sea Eagle Boat Race adalah budaya Melayu di Pulau Batam yang harus dilestarikan sebagai aset budaya lokal.
Pulau Batam sebagai bumi tanah Melayu dalam hal tradisi dan budaya masyarakatnya secara turun temurun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Melayu.
Dan Sea Eagle Boat Race ini sebagai perwujudan atas semangat untuk melestarikan budaya leluhur. Kegiatan ini bertujuan untuk turut berpartisipasi mengembangkan dunia pariwisata di bidang seni budaya khususnya di Batam.
Sea Eagle Boat Race kini telah menjadi atraksi budaya yang mampu menyedot ribuan wisatawan lokal maupun mancanegara. Setiap penyelenggaraan banyak wisatawan dari Singapura, Malaysia, Jepang dan Korea yang menikmati event budaya rakyat pesisir di Pulau Batam.
Mereka sudah menjadikan even ini sebagai salah satu tujuan wisata mereka. Pemerintah Kota Batam setiap tahunnya selalu meningkatkan wisata budaya ini dengan mengkombinasikan dengan pesta rakyat di bidang seni dan budaya untuk menambah semarak pesta budaya rakyat ini.
Sea Eagle Boat race ini diselenggarakan di perairan Elang-Elang Laut Pulau Penawar Rindu, Belakang Padang, Pulau Batam. Pada tahun 2012 Yang lalu bahwa ada empat tim dari Malaysia yang memastikan diri ambil bagian yakni tiga tim Polis Diraja Malaysia dan satu tim dari Majelis Sukan Johor Malaysia.
Dari dalam negeri diantaranya adalah tim dari PODSI Sulawesi Tengah, Bengkalis (Riau), Solok (Sumatra Barat), Lingga-Tanjungpinang-Bintan (Kepri), dan lokal Batam.
Sejak beberapa tahun ini, kegiatan sea Eagle boat terhenti pelaksanaan nya akibat beberapa faktor sehingga tidak terlaksanakan dengan baik sesuai rencana.
Dan tahun 2025 ini,lomba berharap internasional akan di gelar oleh Dinas Pariwisata Batam ,hal ini telah di ungkapkan oleh kadispar Batam Ardiwinata kepada awak media Minggu yang lalu di Batam dan sekaligus meninjau lokasi Perlombaan di belakang Padang.