Lingga,Juli 2025.
Ikan memang termasuk dalam kategori pangan yang berperan penting dalam ketahanan pangan, terutama karena kandungan nutrisinya yang tinggi dan potensi produksi yang besar di Indonesia.
Mengapa Ikan Penting dalam Ketahanan Pangan:
Sumber Protein Hewani Ikan merupakan sumber protein hewani yang universal, tidak menimbulkan penyakit, mencerdaskan, dan menyehatkan.
Produksi perikanan budidaya dunia bahkan telah melampaui produksi daging sapi sejak 2012, dengan 66 juta ton produksi perikanan budidaya dibandingkan dengan 63 juta ton produksi daging sapi.
Ketersediaan yang Melimpah karena Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia memiliki potensi kelautan yang melimpah, termasuk produksi ikan yang dapat menjadi komponen utama dalam program nasional untuk meningkatkan gizi masyarakat.
Nutrisi yang Tinggi Ikan kaya akan asam lemak omega-3, vitamin D, kalsium, dan fosfor, yang sangat penting untuk perkembangan otak, kesehatan jantung, dan pertumbuhan tulang.
Dalam konteks ketahanan pangan nasional, ikan dapat menjadi solusi gizi yang efektif dan efisien, terutama melalui program seperti Makan Bergizi Gratis yang bertujuan meningkatkan gizi anak-anak dan ibu hamil.
Namun, pelaksanaan program ini perlu memperhatikan infrastruktur, logistik, dan anggaran untuk menjaga kualitas ikan sebagai bahan pangan utama.
Ikan memang termasuk dalam kategori pangan yang berperan penting dalam ketahanan pangan, terutama karena kandungan nutrisinya yang tinggi dan potensi produksi yang besar di Indonesia.
Apa lagi di kabupaten lingga salah satu termasuk penghasil ikan terbesar dari Natuna Anambas,karena lingga masih memiliki kawasan terumbu karang yang sehat dan tidak tercemar oleh limbah apapun.
Dari hal itu lah masyarakat kedua desa mengadakan Kunjungan khusus dari Desa Belungkur dan Desa Sungai Pinang ke Bidang Budidaya Dinas Perikanan Kabupaten Lingga dalam rangka konsultasi Ketapang (Ketahanan Pangan ) pada tanggal 18 Juli 2025.