Karimun, MelposeMei 2026.


Buku adalah wawasan dan jendela dunia, sejak dahulu anak SD sampai SMA tidak pernah lepas dari buku.
Baik itu buku tulis dan buku bacaan dan bahan pelajaran, setiap siswa di Indonesia umumnya dan khususnya Kepri satu siswa pasti akan membawa tas ransel seperangkat seperti alat tulis dan buku pasti ada dalam tas pada siswa tersebut.
Dan di setiap sekolah yang sudah berkembang di Karimun sudah ada perpustakaan sekolah yang telah menyediakan berbagai buku bacaan pelajaran umum dan pelajaran muatan lokal, sehingga para siswa ketika rehat bisa masuk ke perpustakaan untymembaca buku.
Dan menangkal agar buku tidak hilang di telan zaman Di tengah derasnya arus digital hari ini, tantangan kita bukan lagi sekadar bisa membaca, tetapi bagaimana memahami informasi, berpikir kritis, dan membangun budaya literasi yang kuat ungkap Bupati Karimun Ing.Iskandarsyah dalam arahan di hari buku nasional.
Momentum Hari Buku Nasional menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kebiasaan membaca harus terus ditumbuhkan, dimulai dari rumah, lingkungan, hingga ruang-ruang pendidikan bagi generasi muda.

Karena dari anak-anak yang gemar membaca, akan lahir masa depan Karimun yang cerdas, bijak, dan hebat dan berakhlak mulia dan memiliki adat dan adab
Bupati Karimun, Iskandarsyah bersama Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole mengajak seluruh masyarakat untuk kembali mencintai buku dan menjadikan literasi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Selamat Hari Buku Nasional. Langkah kecil hari ini, akan menjadi lompatan besar bagi masa depan Karimun.
