Tanjungpinang, MelposeMei 2026.

Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kepulauan Riau, Aludin Andi, SE.MM menjadi Narasumber pada Dialog Tanjungpinang Pagi Programa 1 RRI Tanjungpinang dengan tema Peringatan Hari Marwah Kepri bertempat di Studio Pro 1 RRI Tanjungpinang, Rabu (13/5/2026).
Program Dialog Interaktif ini dipandu oleh Host Aisyah Jali Idris,Hadir bersama narasumber lainnya yaitu Ketua Umum BP3KR, Dato H.Huzrin Hood, dan Perwakilan dari BP3KR Jakarta, Bapak Syahzinan.
Dalam dialog tersebut, andi mengawali dengan menyampaikan selamat hari marwah ke-24 tepatnya diperingati tanggal 15 Mei 2026.
Hari Marwah Provinsi Kepulauan Riau diperingati setiap tahun menandai tonggak sejarah dan perjuangan masyarakat Kepri yang gigih bersatu memperjuangkan pembentukan Provinsi Kepulauan Riau.
Yang akhirnya Provinsi Kepulaua Riau resmi dibentuk berdasarkan UU No. 25 Tahun 2002 pada tanggal 24 September 2002, yang kemudian diperingati sebagai hari jadi provinsi Kepri, jelas andi.
Andi juga menyampaikan tentang tantangan dalam membangun Provinsi Kepulauan riau dengan kondisi geografis kepulauan 98% Lautanbdan 2% Daratan, yang terdiri dari 2.028 pulau, 394 pulau berpenghuni dengan 70 Kecamatan, 275 Desa dan 141 Kelurahan.
Andi juga memaparkan tentang Kondisi Makro Pembangunan Provinsi Kepri saat ini diantaranya Pertumbuhan Ekonomi Triwulan I Tahun 2026 tumbuh Sebesar 7,04%, Peringkat Pertama Se-Sumatera, Peringkat Ke-5 Se Indonesia, PDRB Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2024 mencapai USD 10.174 per kapita (161,42 Juta), Realisasi Investasi melalui PMA & PMDN Tahun 2025 64,67 Triliun Rupiah, Kunjungan Wisman Tahun 2025 naik menjadi 2.027.037, Indeks Pembangunan Manusia Tahun 2025 di angka 80.83 Peringkat Ke-3 Se Indonesia setelah DKI dan Yogyakarta, Tingkat Pengangguran Terbuka turun menjadi 6,87% pada Februari 2026, Tingkat Kemiskinan Tahun 2025 turun menjadi 4,26 Terendah ke-4 Se Indonesia, Kemiskinan Ekstrim turun diangka 0.35, Terendah ke-3 setelah bali dan Bangka Belitung, Indeks Kerukunan Umat Beragama 2025: 83.68 Point termasuk Kategori sangat Tinggi, Indeks Pembangunan Kebudayaan pada angka 60,34, Lebih tinggi dari Nasional, Penurunan Stanting turun menjadi 15 %, Indeks Demokrasi Indonesia 2025: 81,51 Kategori Tinggi di atas Nasional, Rasio Elektrifikasi: 99,21 dengan Program Kepri terang sekitar 14.340 Rumah Tangga Penerima Manfaat
Andi juga memaparkan beberapa Program Strategis Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau diantaranya: percepatan infrastruktur untuk transformasi dunia digital dan penguatan wilayah 3T melalui pembangunan 77 Base Tranceiver Station (BTS), penyaluran modal usaha dengan subsidi bunga nol persen mulai Target 2025 dengan penerima manfaat sebanyak 2.000 UMKM, Program Kepri Terang hingga tahun 2025 telah menyasar penerima manfaat dengan total 14.225 rumah tangga (RT) dan mencapai rasio elektifikasi lebih dari 99,1 persen, Pembangunan rumah singgah di Jakarta dan Batam, Program perlindungan nelayan dan petani melalui program BPJS Ketenagakerjaan dengan penerima manfaat sebanyak 31.304 nelayan dan 9.200, bantuan hibah rumah ibadah, program muballigh hinterland, program beasiswa kepada mahasiswa, bantuan transportasi siswa di semua kabupaten/kota dan bantuan pendidikan dokter spesialis serta program lainnya.
Pada dialog tersebut juga para narasumber menerima pertanyaan dan masukan dari masyarakat melalui line telepon diantaranya dari Tok Londe di Kampung Bulang, Pak Rajino di Kijang, Pak Umar di Soekarna Hatta, Pak Soni di Sei Jang, pak Batu dan penanya lainnya melalui whatssapp.
Dialog diakhiri dengan closing statement dari para narasumber.
