Tanjungpinang, MelposeMei 2026.

Ratusan nelayan yang tergabung dalam Aliansi Nelayan Pesisir Kabupaten Bintan – Lingga menggelar aksi unjuk rasa di Dompak, hari Selasa (12/05/2026).
Aksi ini merupakan bentuk keberatan terhadap adanya aktivitas tambang pasir laut di kawasan desa Numbing yang dinilai merugikan serta menghancurkan ekosistem ikan dan memutus mata rantai mata pencaharian nelayan sekitar Numbing dan terdampak ke desa desa yang berdekatan.
Kasatpol PP mengerahkan 1 pleton Personel Satpol PP dan Damkar Provinsi Kepri untuk mengawal dan menjaga ketertiban jalannya aksi unjuk rasa tersebut.
Massa unjuk rasa itu ditemui langsung oleh Sekda Provinsi Kepri, Misni, SKM, M.Si, untuk mendengarkan poin-poin aspirasi yang disampaikan oleh para penelayan Bintan.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Sekda Provinsi Kepri berjanji akan menindaklanjuti keluhan nelayan dan akan mengadakan pertemuan lanjutan bersama OPD dan Lembaga terkait.

Terlihat Kasatpol PP dan Damkar Provinsi Kepri Guntur Sakti, S.Sos, M.Si turut turun langsung ke lapangan mendengarkan dengan serius poin – poin keluhan nelayan dan memantau pengamanan hingga massa membubarkan diri.
Disampaikan bahwa aksi nelayan berjalan aman, damai.
