Lingga, MelposeMei 2026.

Kabupaten lingga khususnya di wilayah provinsi Kepri hingga sekarang ini masih KERING dengan infrastruktur yang memadai seperti jalan penghubung antar desa dan kecamatan seperti Dabo Singkep pesisir mau pun di tengah tengah desa.
Yang mana hal ini paling banyak mendapatkan sorotan tajam persoalan jalan yang masih di miliki oleh perusahan swasta Sampai sekarang,kalangan yang bersuara itu mulai dari kepala desa dan seluruh masyarakat nya yang menggunakan jalan tersebut setiap hari.
Jalan yang sudah di buka oleh pihak perusahaan ketika itu seperti di Dabo pesisir dari marok kecil hingga marok tua,Resang Tanjung Paku yang mana tidak semua jalan itu di aspal hanya sekerat saja selebih nya jalan tanah pasir dan boksit yang ketika hujan akan menggenangkan air seperti kolam ikan.
Dan akibat dari itu,banyak masyarakat menjadi korban di jalan akibat menggelak dari lubang yang di genangan air, sehingga membuat masyarakat yang berurusan di kantor desa terlambat dan terhambat.
Media ini tahun 2025, telah mengitari dan monitoring jalan yang separoh aspal separohnya lagi terbiar begitu saja bertahun tahun lamanya.
Hal inilah membuat pengurus AKPERSI Kepri angkat bicara kenapa jalan ini sebelum jadi kabupaten sampai sekarang tidak di aspal sebagaimana kelas jalan yang standarisasi, ungkap pengurus AKPERSI Kepri baru baru ini 7/5.
Jalan aspal yang menuju marok kecil resang remik marok tua cukas setawar langkap masih jalan tanah merah seperti Boksit, sehingga waktu tempuh ke tujuan memakan waktu yang lama.
Dimana Ranah nya Provinsi Kepri dan kabupaten serta Ranahnya pemerintah pusat kementerian pekerjaan umum,itu belum jelas keberadaannya hingga sekarang.
Jalan panjang itu yang masih belum di aspal setiap menuju desa hampir lebih kurang 4 kilo meter,dan bahkan lebih sehingga pengendara tidak bisa leluasa menggunakan jalan tersebut.
Apa lagi jalan Penyambungan/ penghubung antara kampung d jahe sampai ke simpang kampung Remik dan seterusnya masih belum juga di aspal.
Akibat jalan yang tidak stabil dan berasapal baru baru ini ada kecelakaan tunggal lori terbalik membawa muatan kelapa masih kawasan desa marok kecil,akibat menggelak lubang berkawah sehingga membuat lori pun tidak stabil dan akhirnya terbalik ujar pengurus AKPERSI lingga.
Pengurus AKPERSI Kepri meminta kepada pemerintah Kabupaten dan provinsi Kepri agar dapat memperhatikan nasib jalan di kabupaten lingga, yang saat ini jalan menuju di beberapa desa masih terisolir soal jalan yang KERING Perhatian serius pemerintah Kabupaten lingga dan provinsi Kepri.zoel.
