Tanjungpinang, MelposeMei 2026.

Sebanyak 15 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mengikuti Desk Pembahasan Evaluasi Rencana Aksi Tahun 2026 dan Finalisasi Perencanaan Rencana Aksi Tahun 2027 yang digelar selama dua hari, 21–22 Mei 2026, di Kantor Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda) Provinsi Kepri.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat akuntabilitas program prioritas nasional, khususnya percepatan penurunan kemiskinan, prevalensi stunting, serta pengendalian AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM). Dari total 15 OPD yang terlibat, sebanyak 11 OPD membahas tiga isu sekaligus yakni stunting, kemiskinan, dan ATM, sementara sisanya fokus pada sektor pengentasan kemiskinan.

Desk berlangsung marathon dengan total 15 sesi pembahasan yang dibagi dalam dua hari. Dinas Kesehatan menjadi OPD pertama yang memaparkan evaluasi program dengan durasi pembahasan terpanjang, yakni dua jam penuh, menandakan sektor kesehatan masih menjadi fokus utama pembangunan manusia di Kepri.
Melalui forum ini, Bappeda Kepri mendorong sinkronisasi data, ketepatan perencanaan, serta penguatan kolaborasi lintas sektor agar program tahun 2027 lebih terukur, tepat sasaran, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
