Pelabuhan Dabo Singkep Saksi Sejarah yang Kian Terlupakan,
Dabo Singkep, February 2026.

Pelabuhan Dabo Singkep di Kabupaten Lingga bukan sekadar tempat bersandarnya kapal. Ia adalah saksi bisu kejayaan masa lalu, ketika sektor pertambangan timah dan aktivitas perdagangan menjadikan Dabo sebagai denyut nadi ekonomi di wilayah ini. Dari pelabuhan inilah roda kehidupan masyarakat berputar, menghubungkan Singkep dengan berbagai daerah lain di Kepulauan Riau.
Namun hari ini, wajah pelabuhan tersebut memunculkan tanya. Sejumlah fasilitas tampak kurang terawat. Tiang lampu mulai berkarat,gelap gulita,cat memudar, dan suasana kawasan terlihat sepi perhatian. Kondisi ini memunculkan keprihatinan masyarakat yang masih menaruh harapan besar pada keberadaan pelabuhan sebagai gerbang utama daerah.
Sebagai infrastruktur vital, pelabuhan memiliki peran strategis—bukan hanya untuk transportasi penumpang dan distribusi barang, tetapi juga sebagai simbol kemajuan wilayah pesisir. Jika pemeliharaan tidak dilakukan secara rutin, bukan hanya estetika yang terganggu, tetapi juga aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa pelabuhan.
Lebih dari itu, Pelabuhan Dabo menyimpan nilai historis yang seharusnya dapat diangkat menjadi potensi wisata sejarah dan bahari. Dengan penataan yang baik, kawasan ini dapat menjadi ruang publik yang hidup, membanggakan, dan bernilai ekonomi.

Opini ini bukan untuk menyalahkan pihak tertentu, melainkan sebagai bentuk kepedulian. Sudah saatnya ada langkah konkret dari pemangku kebijakan untuk melakukan perawatan menyeluruh, pembenahan fasilitas, serta perencanaan jangka panjang agar pelabuhan ini kembali layak dan representatif.
Pelabuhan Dabo Singkep adalah bagian dari identitas daerah. Menjaganya berarti menjaga sejarah, martabat, dan masa depan Kabupaten Lingga.zoel
