Karimun, Juli 2025.
Minyak solar untuk nelayan di Karimun tersedia dalam bentuk subsidi, namun ada beberapa permasalahan terkait distribusi dan aksesibilitasnya.
Permasalahan yang dihadapi nelayan
Ketersediaan yang terbatas membuat Nelayan di Karimun pernah mengalami kesulitan mendapatkan minyak solar subsidi karena kuota yang terbatas dan distribusi yang tidak lancar.
Dan apa lagi Jarak ke SPBN yang jau hLokasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) yang jauh dari lokasi nelayan membuat mereka harus mengeluarkan biaya transportasi.
tambahan untuk membeli solar subsidi Proses permohonan surat rekomendasi yang rumit sehingga Nelayan harus memenuhi beberapa persyaratan dan menunggu proses verifikasi yang memakan waktu lama untuk mendapatkan surat rekomendasi pembelian solar subsidi tersebut
Upaya pemerintah untuk Digitalisasi penyaluran solar subsidi telah meluncurkan aplikasi XTAR untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi distribusi solar subsidi kepada nelayan.
Pengembangan SPBN/SPBB Pemerintah telah membangun SPBN di beberapa lokasi di Karimun untuk meningkatkan aksesibilitas nelayan terhadap solar subsidi.
Kerja sama dengan BUMN PT Perikanan Indonesia telah bekerja sama dengan Pertamina untuk mendistribusikan solar subsidi kepada nelayan di beberapa wilayah.
Ketersediaan minyak solar subsidi di Karimun.
Meskipun ada permasalahan, nelayan di Karimun dapat membeli minyak solar subsidi di SPBN yang tersedia di daerah mereka,Namun, perlu dilakukan peningkatan efisiensi dan transparansi dalam distribusi solar subsidi untuk memastikan bahwa nelayan kecil dan tradisional dapat mengaksesnya dengan lebih mudah.
Menurut sumber dari dinas kelautan dan perikanan provinsi Kepri,bahwa di Karimun telah ada pengisian bahan bakar khusus untuk nelayan di Depan Balai, ungkap sumber beberapa hari yang lalu.