Kepri,Juli 2025.
Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) belum cair dan menyebabkan keresahan di kalangan ASN yang semakin parah dan apa bila gaya hidup mewah maka ASN bakal mengalami depresi.
Ada beberapa informasi yang di himpun oleh media ini terkait terkait TPP ASN di Kepri seperti
Keterlambatan Pencairan TPP ASN Kepri untuk bulan April 2025 belum juga dibayarkan karena kas daerah belum cukup anggaran untuk menutupi kebutuhan pembayaran TPP yang mencapai sekitar Rp45 miliar per bulannya.
Karena Dana untuk TPP bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang belum terkumpul sepenuhnya di kas daerah.
Kemampuan Keuangan Daerah juga menjadi penghambat Pencairan TPP sangat bergantung pada kemampuan keuangan daerah itu sendiri
Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Adi Prihantara, menyatakan bahwa jika keuangan daerah mencukupi, TPP pasti akan dibayarkan ungkap sekda Kepri yang sulit dihubungi dan tidak ramah dengan awak media.
Di tambah lagi ada Pengurangan TPP Pemprov Kepri juga mempertimbangkan penyesuaian TPP ASN guna menyesuaikan anggaran daerah dengan regulasi terbaru dan memastikan keuangan daerah tetap stabil.
Hal ini disebabkan oleh batasan belanja pegawai yang diatur dalam Undang-Undang No. 1 Tahun 2022, di mana maksimal hanya boleh mencapai 30 persen dari total APBD.
Sedangkan Gaji ke-13 tanpa TPP Pada Juni 2025, Pemprov Kepri telah mencairkan gaji ke-13 tanpa TPP, menyebabkan kekecewaan di seluruh kalangan ASN provinsi Kepri.
Karena TPP ke-13 tertunda karena anggaran belum tersedia dan terkumpul sesuai aturan yang ada.
Sampai Saat ini, tidak ada informasi pasti kapan TPP ASN Kepri akan dicairkan, Namun, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD)provinsi Kepri, Venni Meitaria Detiawati,hanya memprediksi dan menargetkan pencairan TPP bulan Mei bisa dilakukan pada akhir bulan.
Sedangkan Gaji ASN provinsi Kepri sudah habis untuk kebutuhan sehari hari dan bahkan dipotong oleh Bank karena Berutang ungkap salah seorang ASN yang enggan namanya di publish.