Ketika Ingin Jadi Pejabat keluh kesah Mancari Rakyat.
Kepri,Juni 2025.
Wakil rakyat bukan paduan Suara,bahasa ini lah menjadi bukti bahwa ketika hendak menjadi wakil rakyat di DPD RI,DPR,DPRD provinsi dan DPRD Kabupaten Dan Kota sibuk mencari dan merayu rakyat.
Apa pun janji pasti di jual untuk melakukan pendekatan guna meraih suara,dan apapun permintaan masyarakat pasti akan dituruti asalkan pilih saya.
Nah ketika terpilih menjadi anggota DPRD provinsi,kabupaten dan kota DPD RI,DPR RI,serasa hilang dan bahkan tidak muncul lagi seperti sebelum pemilihan.
Apa lagi bagian suara itu terkotak perdapil,yang membuat akses masyarakat sulit untuk menemui anggota DPRD yang telah duduk,dan tidak mungkin anggota DPRD lain dapil merespon harapan masyarakat tersebut.
Dan banyak masyarakat ketika pemilu tidak mau memilih,dengan alasan kita pilih pun tetap saja seperti ini ungkap pemilih yang kesal kepada yang dipilih kepada media ini disampaikan 10/6.
Yang merasakan dampak langsung ketika caleg itu menang ade lah keluarga dan tim khusus nya,sedangkan masyarakat hanya pengembira.
Ujar salah seorang masyarakat Batam menciba kirim pesan kepada anggota DPRD kepri namun tidak disahut,menurut nya kita ni tidak dikenal walaupun pada pemilu 2024 kita memilih nya ungkap masyarakat Batam.
Pada sejarah nya,seorang guru tidak berapa kenal dengan murid murudnya,tapi murid dan siswa sekelas pasti sangat mengenal guru nya.
Begitu juga dengan anggota DPRD dan DPD perwakilan kepri tidak kenal dengan masyarakat pemilih semuanya, melainkan tim pemenangnya ,namun masyarakat pemilih sangat kenal dengan yang dipilihnya.