Niat Baik Sistem Belum Tentu Baik.

Tanjungpinang, 3 Januari 2020.

Niat baek sudah dapat pahala bagi yang berniat, namun kadangkala saking keniatan maka akan ada kelupaan yang besar di langgar.
Warga kepri yang di indentivikasi miskin sudah terdata sekian banyak,namun pemerintah terus mengalirkan bantuan untuk menangkis kemiskinan warganya.
Karena kemiskinan inilah,semua manusia di muka bumi ini di perbolehkan dan bahkan kewajiban menolong sesama manusia,tapi dengan menggunakan etika koordinasi.
Dengan menggunakan etika koordinasi dan komunikasi niat baik tersebut akan tersalur dengan baik juga.
Salah satunya dampak kemiskinan besar yaitu di Dompak,,terutama di pusat perkantoran Gubernur Kepri yang menjadi daya tarik warga asing untuk memberikan bantuan yang telah di salurkan beberapa waktu lalu.
Sekilas pandang,bahwa rumah warga memang tidak layak huni namun ketika pembebasan lahan sudah di ganti rugi oleh pemerintah provinsi kepri dengan telah di bangunnya rumah warga sesuai peruntukan.
Mungkin akibat tidak adanya komunikasi yang baik dari pemberi bantuan tadi dengan perangkat Rt dan kelurahan,,bantuan tersebut mengalir begitu derasnya.
Menurut keterangan dari warga kepri Rusli mengatakan bahwa “tidak ada larangan kalau warga negara luar untuk turut membantu, namun yang lebih baiknya harus ade komunikasi di tngkat bawah seperti masyarakat dan Rt Rw bahkan sampai kepada tingkat kelurahan setempat tutur Rusli 30/12.
Tanjungsiambang adalah salah satu kawasan yang mendapat perhatian penuh dari warga negara Singapura untuk memberikan bantuan berupa Mck,rumah dan air bersih.
Menurut informasi yang berhasil di gali dari warga Singapura bahwa dana itu di kumpul dari beberapa orang yang mau menyisihkan rizkinya lepas itu di sumbangkan kepada masyarakat Indonesia yang di kategorikan miskin ungkap sumber dari pemberi bantuan tersebut.
Ada tiga KK sudah mendapat rumah layak huni dari pemerintah daerah provinsi kepri,.
Tapi karena lahan provinsi itu masih belum di gunakan,,makanya tiga KK tadi masih berdomisili di Tanjung siambang.
Camat Bukit Bestari Tanjungpjnang Faisal,ketika di konfirmasi oleh media Tidak memberikan balasan.
Masih seputar bantuan,,bahwa menjelang akhir tahun 2019 sekelompok dermawan dari Singapura telah memberi bantuan berupa sebuah sumur dan tangki penampung air untuk 4 KK yang ada di Tanjung siambang.
Sehingga sudah sempurna bentuk bantuan kemiskinan itu,,yaitu berupa rumah layak huni untuk keluarga pak Saleh,Mck dan sumur serta mesin ganset untuk penerangan rumah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *