Maknai Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Sebagai Moment Meningkatkan Ibadah

Batam, 10 November 2019.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H/2019 Tingkat Kota Batam dihadiri ribuan masyarakat Batam. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW digelar di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Batuaji, Jumat kemaren (8/11) malam. Dibawah payung membran berukuran 25X25 meter ini masyarakat Batam begitu antusias mendengar tausiah yang disampaikan oleh Ustaz Das’ad Latif S.Sos, S.Ag, M.Si, Ph.D. Warga juga memenuhi sisi kiri dan kanan selasar Masjid Sultan hingga ke bagian ruang shalat utama.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW malam itu diawali dengan pembacaan ayat Al-Quran oleh Zulaikha. Zulaikha merupakan juara MTQ international di Iran pada tahun 2017.

Sementara doa dipimpin oleh Ketua Ikatan Imam Masjid Kota Batam, Ustaz Lukman Rifai.

Mewakili Walikota Batam, Muhammad Rudi, Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin menyampaikan permohonan maaf Walikota Dan Wakil Walikota Batam yang berhalangan hadir dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Pada peringatan Maulid Nabi SAW ini ia mengajak agar masyarakat Batam dapat meneladani sifat Rasulullah Muhammad SAW.

“Mari sama-sama kita dengarkan ceramah yang disampaikan Ustaz Das’ad. Mari kita aktualisasikan kehidupan Rasulullah dalam kehidupan Berbangsa dan bernegara,” ucapny

Dalam kesempatan itu Jefridin juga menyampaikan bahwa pembangunan Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah belum sempurna. Diperkirakan pembangunan masjid yang memiliki menara setinggi 99 meter ini akan rampung pada tahun 2020-2021. Pembangunan empat menara masjid akan dilaksanakan di tahun 2020. Termasuk pemasangan AC, karpet dan interior di ruang salat utama. Dibagian luar masjid akan dibangun pagar dan taman.

“Terimakasih atas dukungan seluruh pihak sehingga Batam memiliki masjid yang merupakan masjid terbesar ke empat di Indonesia dan terbesar di Sumatera dan mampu menampung 25 ribu jamaah,” papar Jefridin yang malam itu hadir bersama istri Haryanti Jefridin.

Jefridin juga mengajak masyarakat Batam untuk ber sama-sama membangun Batam. Membangun Batam menurutnya diperlukan kondisi yang aman dan kondusif. Jika kondisi Batam aman dan kondusif maka pertumbuhan ekonomi Batam tidak akan terganggu.

Ustaz Das’ad Latif S.Sos, S.Ag, M.Si, Ph.D. W dalam tausiahnya menyampaikan tujuan peringatan Maulid Nabi adalah bagaimana sebagai umat muslim dapat mencontoh kehidupan Nabi dalam kehidupan sehari-hari. Caranya dengan meningkatkan ibadah terutama ibadah wajib seperti melaksanakan salat lima waktu.

“Dengan hikmah Maulid Nabi mari kita cintai Nabi. Pelihara kehidupan kita dengan kebaikan,” ujar Ustaz asal Sulawesi Selatan ini.

Mencintai rasul menurutnya bisa dengan menyempurnakan salat. “Bagi umat yang meninggalkan salat hukuman yang diberikan oleh Allah SWT, sehari di neraka sama dengan seribu tahun hitungan di dunia. Kalau cinta kepada rasul mari kita tunaikan salat,” ajaknya.

Laksanakan salat sesuai dengan yang dilaksanakan oleh Nabi. Selesai peringatan Maulid nabi ini ia mengajak masyarakat untuk menyempurnakan salat. “Dengan datang ke masjid untuk salat berjamaah,” pesannya.

Sifat lain Nabi lainnya adalah dengan memuliakan istrinya. “Mari kita cintai Rasullullah dengan mencintai istri,” ucapnya.

Turut hadir dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Asisten Pemerintahan dan Kesra, Yusfa Hendri, pimpinan OPD d lingkungan Pemko Batam, Kabag Kesra Setdako Batam, Riama Manurung, Ketua MUI Kota Batam, KH. Usman Ahmad, Muhammad Fadli mewakili Ketua DPRD Kota Batam dan anggota Forum Komunikasi Perangkat Daerah (FKPD) Kota Batam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *