Warga Singapura Bantu Masyarakat Miskin Di Dompak.

Karena Miskin Dapat Bantuan Rumah.
Dompak, 12 Oktober 2019.
Dampak kemiskinan yang melanda kepri terutama masyarakat yang tinggal di pesisir pulau,kemiskinan tersebut juga terjadi karena penghasilan pekerjaan yang tidak memadai.
Namun pemerintah tetap mengedepankan kesejahteraan masyarakat seluruhnya seperti pendidikan dan kesehatan serta perumahan yang layak huni.
Dan pemerintah provinsi kepri maupun kota Tanjungpinang juga telah memprogramkan beri bantuan RTLH ( rumah tidak layak huni ), namun syarat syarat nak dapatkan rumah tersebut memang agak berat terutama soal hak atas tanah.
Dan hal bantuan rumah tidak layak huni juga dapat perhatian dari negara tetangga seperti kelompok masyarakat yang berdomisili di negara Singapura tersebut dengan memiliki jaringan di Tanjungpinang, telah membuat rumah sebuah untuk warga Tanjungsiambang kelurahan Dompak tepatnya pusat pemerintahan Gubernur Kepri atas nama Saleh.
Karena Saleh ini tinggalnya berpindah pindah, sehingga tidak memiliki rumah yang layak maka tergerak hati masyarakat Singapura untuk membangun rumah untuk Saleh.
Wacana ini telah lama di rancang, namun sediki mendapatkan rintangan soal status lahan dan Saleh dan dengan bermodalkan keberanian berniat maka rumah tersebut telah berhasil di bangun atas lahan milik provinsi kepri.
Menurut pengakuan Bujang, bahwa kite kasian melihat kemiskinan Saleh dengan memiliki rumah liar tanpa ada lantai seperti biasanya maka sekelompok warga Singapura mendirikan rumah untuk Saleh atas persetujuan saya ungkap Bujang kepada media ini di Tanjungsiambang 11/19.
Ketika hal ini di konfirmasi ke lurah Dompak Heri, merasa terkejut bahwa belum ada laporan dari Rt setempat ada bantuan rumah untuk warga Miskin di TanjungSiambang, namun Heri akan mengcroscek ke lapangan ungkanya lewat pesan singkat lewat whatsapnya 12/10.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *