7.085 Paket Sembako Murah Didistibusikan Pemko Batam Ditiga Kecamatan

Batam, 12 Oktober 2019.

Batam melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) mendistribusikan 7.085 paket sembako murah. Sebanyak 7.085 paket itu didistribusikan ditiga kecamatan, Kecamatan Sei Beduk, Kecamatan Sagulung dan Kecamatan Batuaji, Jumat (11/10) 2019. Paket sembako murah ini diserahkan langsung oleh Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad kepada perwakilan masyarakat ditiap kecamatan.

Diawali dari Kecamatan Sei Beduk, 2.079 paket sembako didistribusikan di Lapangan Usman Harun, Sei Pancur untuk 4 kelurahan. Kelurahan Tanjung Piayu mendapat alokasi sembako murah 525 paket, kelurahan Duriangkang 523 paket, kelurahan Mangsang 518 paket dan kelurahan Muka Kuning 513 paket.

Di Kecamatan Batuaji paket sembako murah didistribusikan untuk warga di GOR Batuaji sebanyak 2.006 paket. Dari empat kelurahan sebanyak 3 kelurahan mendapat alokasi 500 paket ditiap kelurahan dan 1 kelurahan 506 paket. Selanjutnya di Kecamatan Sagulung paket sembako murah didistribusikan sebanyak 3.00 paket. Enam kelurahan masing-masing mendapat alokasi 500 paket. Pendistribusian dilakukan di dua titik, SP Plaza dan lapangan Masjid Darul Gufron.

“Program sembako murah ini senantiasa dilaksanakan oleh Pemko Batam. Setiap tahun jumlahnya meningkat, dari 64 ribu meningkat menjadi 128 ribu untuk 12 kecamatan. Meningkat 100 persen,” ungkap Amsakar dalam sambutannya.

Katanya, paket sembako murah ini sebagai upaya untuk menekan angka inflasi untuk meningkatkan daya beli masyarakat. Diakuinya belum banyak yang bisa dilakukan pemerintah untuk membantu masyarakat saat ini. Namun Pemko Batam menurutnya akan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Batam.

“Kita juga kini fokus ke pembangunan infrastruktur jalan baik perkotaan maupun infrastruktur lingkungan melalui program PIK Rp1,3 miliar perkelurahan. Selain itu pendidikan juga menjadi perhatian dengan membangun sekolah baru. Insyaallah secara bertahap paket sembako akan kita tingkatkan,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu Amsakar juga meminta dukungan dari masyarakat Batam atas program yang dijalankan Muhammad Rudi sebagai Walikota Batam dan sebagai ex Officio Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam. Dalam empat bulan menurutnya kawasan sekonomi khusus (KEK) di 2 kawasan Bandara Hang Nadim dan Nongsa Digital Park (NDP). Dengan dibukanya KEK di dua lokasi ini menurutnya akan terbuka lapangan pekerjaan.

“Bapak ibu tolong didik anak-anak kita terutama dibidang IT dan tehnik. Karena aka nada 10 ribu lapangan pekerjaan yang dibuka. Terbukanya lapangan pekerjaan tentu akan memperkecil angka pengangguran di Batam dan kesejahteraan masyarakat akan meningkat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *