Perhelatan Dengan Kondisi Memprihatinkan.

Kepri, Oktober 2018.

Dengan tidak siapnya pergelaran pentas olaharaga besar dikepri maka KONI kepri di sorot tidak mau mengembangkan olahraga, yang mana usai Porprop diKarimun tahun 2014 silam maka tuan rumah selanjtnya menunjuk Tanjungpinang selaku tuan rumah di Porprop ke 4 tahun 2018.

Namun di akhir tahun 2018 KONI kepri di bawah pimpinan Jhon Kenedy tidak mengalokasikan dana untuk Porprop, pada akhirnya kegiatan pekan olahraga propinsi batal dilaksanakan.

Namun gubernur kepri pun cikar haluan dengan lahirnya surat sakti dari Nurdin Basirun, bahwa Porprop tetap dilaksanakan akhir Nopember 2018 dengan ketiadaan anggaran yang besar.

Dengan modal 2 milyar rupiah saja maka mau tak mau porprop tetap di laksanakan,dan pihak peserta dari kabupaten dan kota yang ada di propinsi juga turut andil dalam hal porprop walaupun dengan anggaran terbatas.

KONI Tanjungpinang pun turut menyusun langkah selaku tuan rumah untuk segera mempersiapkan atlet untuk berlaga di iven tersebut pada tanggal yang telah di tetapkan.

Satgas Yang telah di bentuk KONI Tanjungpinang dengan ketuanya Edi Efendi telah memanggil seluruh cabor untuk duduk membicarakan berbagai hal dalam ajang Porprop, dan rapat tersebut di aula Bapeda kota Tanjungpinag pada tanggal 14 Oktober 2018 bahwa sebayak 20 cabor siap ikut bertandeng walaupun dengan minimnya anggaran.

Semua kesepakatan dan kesepahaman awal dari KONI kepri batal dilaksanakan dikarena anggaran tidak di ajukan ke pemrop kepri,pihak swasta juga enggan membantu melancarkan ajang ini.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *