Cerita Indah Ketika Memancing

Kepri, Mei 2018.

pertama kali diajak teman nge trip ke pulau tunjuk sangat berkesan, pulau yg jumlah penduduknya hanya 22 KK, dan sudah pasti rata- rata mata pencarian mereka adalah nelayan, baik budidaya atau mengandalkan hasil tangkapan ikan di laut.
berangkat dari nagoya menuju ke punggur, karena hanya dari punggur lokasi yg sangat dekat dan aman untuk melakukan perjalanan ke pulau tunjuk. sebenarnya ada satu lokasi lagi namanya tanjung piayu, namun tempatnya terlalu jauh dan agak terpencil.
sampai di punggur sekitar jam 3 sore, kami sudah di tunggu oleh tekong yaitu bang jo,
dengan pompong ukuran sekitar sedang, setelah memuat perbekalan dan alat2 pancing perlahan pompong bergerak meninggalkan pelabuhan punggur menuju pulau tunjuk.
selama di perjalanan pemandangan biasa yg dilihat kalau berpergian menggunakan ferry dari batam – tanjung pinang, terasa lebih berkesan, karena lokasi pulau tunjuk dekat dengan jalur ferry batam – Tg. pinang, namun dengan menggunakan pompong yg mengambil jalur lebih dekat dengan pulau membuat pengalaman yg berbeda.
tepat sekitar 1 jam waktu berjalan, maka sampailah kami pada spot mancing yg pertama, lokasinya ga jauh dari pulau tunjuk, karena saya baru pertama mancing di pulau tunjuk, maka banyak bertanya kepada teman dan tekong biar strateginya tepat sasaran, karena kebiasaan mancing di suatu tempat pasti ada perbedaan, masing2 tempat memiliki ciri khas, contoh, panjang leader, ukuran dan jenis umpan yg dipakai dan lainnya.
menurut teman2 yg sudah biasa mancing di pulau Tunjuk, mancing antara jam 16.00 – 18.00wib adalah untuk cari lauk makan malam, teryata bener, ikan2 karang serta ikan sagai cukup untuk menambah menu makan malam, setelah hari mulai gelap kami bergerak menuju rumah bang jo, posisinya persis di tepi laut, pompong lansung merapat di tepi rumahnya, disambut oleh istrinya dan ternyata sudah di siapkan makanan khas ala laut…
gong gong, kapis, kepiting, dan ikan hasil pancingan sore, dimasak secara sederhana namun rasa istimewa
makan di rumah bang jo.
setelah menikmati makan malam yg sangat istimewa, serta istirahat sebentar sekitar jam 21.00 kami berangkat menuju spot mancing berikutnya, setelah sampai maka dengan tidak membuang waktu kami langsung menurunkan pancing yg sebelumnya sudah di siapkan di rumah bang jo,
Di pulau Tunjuk hasil ikan memang tidak begitu banyak dibandingkan pulau buaya, namun apabila kondisi arus dan air bagus ikan kakap merah, kakap putih dan kerapu ukuran jumbo yg menjadi sararan para pemancing.
walau target tidak tercapai, namun hasil cukup memuaskan, apalagi dapet ikan belang…
setelah pagi, kami putuskan untuk kembali ke pelabuhan, ternyata ada kejutan lagi dari bang jo, katanya mampir ke rumahnya dulu untuk sarapan, istrinya sudah menyiapkan indomie rebus, teh , kopi serta kue khas pulau…..bener2 trip yg sangat istimewa….
untuk trip pulau Tunjuk biaya tidak begitu banyak :
kapal + umpan Rp.900.000,-
karena di masakin makan malam dan sarapan kami tambah sekitar Rp. 200.000 untuk istrinya, karena kalau di bandingkan dengan makan di restaurant seafood dengan menu yg sama bisa lebih dari Rp. 400.000 untuk biaya makan 4 orang,
tips trip ke pulau Tunjuk :
• target fish ikan ungar, kakap merah dan kerapu siapkan umpan segar, bisa di pesan sebelumnya ke bang jo untuk cari ikan kecil atau cumi segar
• tidak perlu bawa makanan yg banyak,karena makan malam akan di sediakan atau kita bisa pesan sebelumnya, kalau mau sesuai selera bawa bahan2 mentah seperti sayuran, ayam, daging, telur nanti akan di masak oleh istri bang jo sesuai permintaan, tapi jangan lupa sekalian bawa bumbunya, apalagi cabe, di pulau susah mendapatkannya.
• bawa makanan ringan / snack, kopi , teh dan gula dan untuk sarapan pagi tinggal pilih, mau nasi atau mie rebus bawakan mie instan secukupnya.
• dan jangan lupa safety first, pelampung jangan lupa di bawa untuk jaga- jaga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *