Tahun 2017 Bintan Miliki 30 BUMDES.

Bintan, melpose 2017.

Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun 2018, Transfer Daerah dan Dana Desa Tahun 2018 se Indonesia sebesar Rp766,2 Triliun Rupiah. DIPA tersebut merupakan bagian dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2018 yang berjumlah Rp2.220,7 Triliun Rupiah. Dari anggaran tersebut, Provinsi Kepri menerima Rp 6,997 Triliun Rupiah dengan rincian Pemprov Kepri Rp 2,020 Triliun Rupiah , Natuna Rp 657 Milyar Rupiah, Anambas Rp 606 Milyar Rupiah, Karimun Rp 791 Milyar Rupiah, Batam Rp 934 Milyar Rupiah, Tanjungpinang Rp 611 Milyar Rupiah, Lingga Rp 671 Milyar Rupiah dan Kabupaten Bintan Rp 702 Milyar Rupiah.

Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan bahwa hasil Rakornas Pemerintah Pusat bersama sejumlah Kepala Daerah di Jakarta beberapa waktu lalu bahwa Pemerintah Pusat meminta agar untuk Tahun 2018 , setiap Pemerintah Daerah dapat melakukan efisiensi dalam penggunaan anggaran termasuk belanja operasional di Pemerintah Daerah. Pemerintah Pusat juga menginginkan agar Dana Desa dapat digunakan secara swakelola melalui program padat karya di setiap daerah.

” Pemerintah Pusat menginginkan agar Dana Desa bisa digunakan secara swakelola seperti halnya program padat karya yang salah satunya melalui BUMDes ” ujarnya di Kantor Bupati Bintan, Kamis pagi (7/12).

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Bintan Ronny Kartika mengatakan bahwa Per November 2017 , Kabupaten Bintan telah membentuk BUMDes sebanyak 30 BUMDes dengan penyertaan modal hampir 2,7 Milyar Rupiah. Menurutnya hal ini menunjukkan hasil yang signifikan setelah pada Tahun 2015, Kabupaten Bintan hanya memiliki 3 Bumdes dan Tahun 2016 , Kabupaten Bintan memiliki 17 Bumdes , dengan penyertaan modal Desa sekitar 1,2 Milyar Rupiah.

” Sampai saat ini Desa yang belum membentuk BUMDes adalah Desa Pengikik , Desa Mentebung , Desa Kampung Melayu , Desa Batu Lepuk , Desa Gunung Kijang , dan Pulau Dendun . Untuk Tahun 2018, BUMDes kita harapkan lebih berkembang dengan kegiatan swakelola yang nantinya BUMDes bisa menghasilkan sendiri Pendapatan Desa ” ujarnya singkat. ( mcb )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *